Caci Maki yang Membuatku Trauma dan Tertekan

  • 20 Jan, 2021
  • Theodora
  • 322 Views

Saya mengalami suatu hal yang selama ini membuat saya tertekan dan sangat trauma.

Saya mengalami kekerasan verbal dari seorang laki-laki. Kejadiannya seperti ini… Waktu itu saya dan teman saya sedang berjalan kaki pulang ke kos dan kami baru saja menyelesaikan perkuliahan. Di perjalanan pulang, ada segerombolan laki-laki yang lagi nongkrong di pinggir jalan. Salah satu dari mereka, gerak-geriknya sangat mencurigakan dan membuat saya benar-benar merasa risih dengan perlakuannya. Posisinya, dia duduk dan tiba-tiba menghampiri kami sambal memegang Hp yang kameranya diarahkan ke kami hingga menghalangi pandangan kami.

Walaupun mungkin dia hanya iseng dan tidak memotret atau merekam kami saat itu, tetapi perlakuan dia membuat saya tidak nyaman sehingga secara sepontan saya langsung menegur laki-laki itu, “Kak tolong ya jangan arahkan kameranya kesini dan jangan foto orang sembarangan!". Kenapa saya sepontan menegurnya, karena dia semakin lama semakin mendekat sambil mengarahkan kamera hpnya yang sangat-sangat membuat risih.

Setelah saya tegur, dia malah memaki saya dan mengeluarkan banyak kata-kata kasar yang keluar dari mulutnya berulang kali dan saat itu saya tiba-tiba merasah lemah bahkan sampai mengeluarkan air mata, dan saya merasa tidak ada harga dirinya sama sekali. Saya mau menuntut perlakuannya dia, tetapi tubuh saya tiba-tiba melemah dan juga sangat sakit hati. Saya benar-benar bingung dan sempat berpikir apakah itu cuman mimpi. Karena seumur-umur saya tidak pernah mendapatkan caci maki seperti itu dari laki-laki, baik Ayah saya dan teman laki-laki saya yang sebagai orang-orang terdekat saya. Tiba-tiba hari itu saya dapat cacian seperti itu di depan umum oleh seorang laki-laki yang notabene laki-laki itu sama sekali saya tidak kenal tetapi dengan seenaknya dia memaki dan mengeluarkan kata-kata kasar seperti itu di tempat umum, yang persoalannya karena saya menegur perlakuannya dia yang tidak ber-etika kepada orang lain yang sama sekali dia tidak kenal. Walaupun saat itu saya coba mengabaikan makian dan caciannya karena saya juga tidak kuat mendengarnya, saya dan teman saya tetap terus jalan namun dari belakang dia terus memaki saya dan kata-kata kasar yang dia keluarkan.

Kejadian ini selalu menghantui saya membuat saya tertekan dan sangat-sangat membuat saya tidak tenang karena sungguh saya belum pernah mendapat cacian seburuk itu dari siapapun baik orang terdekat saya ataupun orang tua keluarga ataupun teman-teman saya. Bahkan saat itu saya jadi malu dengan teman saya yang saat itu bersama saya. Kesalahan apa yang saya perbuat sampe saya mendapatkan perlakuan seperti itu????

Kejadian itu sudah berlalu sekitar beberapa bulan yang lalu, tapi kejadian itu selalu menghantui saya sampe saat ini. Bahkan saya tidak mampu menceritakannya kepada siapapun karena setiap saya mengingatnya saya sakit hati, merasa lemah... dan serasa ingin menuntut dan ingin sekali laki-laki itu hilang dari muka bumi. Supaya dunia ini tidak perlu diisi oleh tipe manusia seperti itu.

Namun saat ini saya senang bisa punya kesempatan untuk mencurahkan semuanya kesini dan saya merasa sedikit lega. Yang saya perlukan saat ini adalah perlindungan dan naungan..